Cerita dibalik pemilihan ‘suami istri’ We Got Married

Para artis yang dijadikan sepasang suami istri di variety show populer MBC, We Got Married ternyata tidak dipasangkan begitu saja oleh produser acara. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi si artis serta beberapa pertimbangan lainnya. Tak jarang pasangan artis yang ditentukan justru banyak diprotes fans.

Semua kejadian atau kegiatan yang dilakukan oleh pasangan-pasangan ini tentu mendapat perhatian dari para fans masing-masing, dan pasti langsung heboh menjadi berita di media dan internet. Dengan kata lain, We Got Married adalah acara populer yang bisa mengangkat pamor artisnya.

Contohnya adalah Jo Kwon dan Ga In. Setelah menjadi sepasang suami istri, keduanya merebut perhatian dan mendapat dukungan penonton hingga akhirnya mendapat tawaran duet di lagu berjudul We Fell in Love yang dirilis Desember tahun lalu. Mendapat respon positif, Jo Kwon kembali menyanyikan lagu untuk “istrinya”, The Day I Confessed.

Selain itu, popularitas We Got Married juga dibuktikan dengan sebuah survei yang baru saja dilakukan oleh salah satu media Korea beberapa waktu lalu. Survei yang dipublikasikan oleh Newsen Korea ini memberikan pertanyaan, “Di variety show manakah yang membuatmu ingin ikut tampil di dalamnya?” Hasilnya, sekitar 90% dari 100 pemilih memilih We Got Married sebagai variety show yang diinginkan sekaligus menjadi favorit mereka.

Pasangan artis yang dipilih tim produksi We Got Married memang cenderung lebih banyak mengundang kontroversi atau protes fans pada awalnya. Tapi lama-kelamaan penonton dibuat nyaman dan betah melihat aktivitas yang dilakukan oleh kedua artis. Hal ini menimbulkan pertanyaan yang paling sering diajukan untuk MBC selaku pihak produksi variety show tersebut adalah “Bagaimana cara mereka memilih pasangan artis untuk We Got Married?”

Hingga saat ini, tiga pasang “suami-istri” yang masih aktif mengisi acara We Got Married adalah Jo Kwon (2AM)-Ga In (Brown Eyed Girls), Jung Yong Hwa (C.N.Blue)-Seo Hyun (Girls Generation), dan Nich Khun (2PM)-Victoria (f(x)). Masing-masing pasangan juga punya julukan yang diberikan oleh fans dan kemudian “diresmikan” oleh produser We Got Married. Jo Kwon-Gain dijuluki “Adam Couple” karena fisik mereka berdua yang sama-sama mungil.

Kemudian Yong Hwa-Seo Hyun dijuluki “Sweet Potato” karena Seo Hyun sering memanggil Yong Hwa dengan sebutan “kentang manis”, makanan favoritnya. Terakhir, Nich Khun dan Victoria yang sering disingkat “Khuntoria” dijuluki “Samgyeopsal Couple”, karena saat Nich Khun bertemu dengan istrinya untuk pertama kali, dia harus menanyakan apa makanan favorit Victoria. Saat itu Nich Khun yang sudah mendapat jawaban sebenarnya dari kru sama sekali tidak menyangka jika Victoria adalah istrinya, karena leader f(x) itu menjawab “samgyeopsal” (daging babi asap).

Seperti halnya seorang pelamar yang mencari pekerjaan, para “kandidat” artis yang akan tampil di We Got Married ternyata juga harus menjalani serangkaian proses wawancara terlebih dulu dengan pihak produser.Tidak  jarang mereka juga akan dievaluasi oleh produser sehingga mendapat nilai apakah sesuai untuk standar pasangannya. Jung Yoong Jung, sutradara yang “melahirkan” pasangan Jo Kwon-Ga In dan Nich Khun-Victoria membeberkan hal ini.

“Jika kami menerima permintaan wawancara (dari agensi artis,), maka kami akan bertemu secara langsung dengan mereka. Kami juga akan merekrut artis yang sepertinya sedang populer di berbagai variety show atau acara hiburan lainnya,” jelas Yoong Jung. “Setelah itu kami menanyai mereka dengan pertanyaan pertanyaan yang sangat mendasar. Melalui tes wawancara personal ini, kami mencoba untuk mencari tahu apa kebiasaan artis itu dan bagaimana pendapat orang lain tentangnya,” tambahnya.

“Jika kami merasa artis itu sesuai kriteria, maka selanjutnya kami akan mempertimbangkannya. Pemilihan serta pencocokan pasangan baru kami lakukan setelah proses wawancara dengan para artis selesai dilakukan. Mengenai pemilihan pasangan, saya sering menggunakan pemikiran kurasa artis ini akan lebih baik dan seru jika bertemu dengan artis ini,” ucap Yoong Jung. Dengan cara seperti itu, pilihan Yoong Jung terbukti tepat dalam melahirkan pasangan-pasangan kontroversial tapi disukai di We Got Married.

Wawancara tidak berhenti di sini saja, karena ternyata si artis masih harus dites lagi. “Saya temui mereka lagi yang kurasa lebih memenuhi standar artis We Got Married. Pasalnya, mereka adalah artis yang bekerja di industri hiburan di mana orang-orang seperti ini bisa berubah dalam waktu singkat. Kami perlu mengamati keseluruhan perubahan yang terjadi dalam artis tersebut selama beberapa waktu,” terangnya.   “Kami pernah mendapati seorang kandidat tidak menjawab jujur pertanyaan wawancara, tidak menunjukkan diri mereka sendiri (berpura-pura), sementara ada juga artis yang sifatnya justru lebih baik dan tidak pernah kami duga sebelumnya,” jelas Yoong Jung.

Dalam sebuah episode, Nich Khun memberitahu Victoria jika dia pernah bercerita kepada kru produksi mengenai dirinya (Victoria). Jika ditanya apakah si artis bisa memilih pasangannya sendiri, maka untuk kasus Nich Khun, sutradara Yoong Jung mengatakan Nich Khun-Victoria adalah pasangan yang “kebetulan”. Nich Khun yang menyebutkan Victoria sebagai salah satu tipe gadis idamannya, secara kebetulan mendapat pasangan Victoria.

Padahal sebelumnya dia sendiri tidak yakin akan masuk kriteria bintang We Got Married. Hal ini diungkapkan Nich Khun secara jujur pada manajernya langsung. Nich Khun juga tidak pernah membayangkan istri idamannya seperti apa hingga menjalani syuting rekaman episode pertama (di episode perdana Nich Khun- Victoria, Nich Khun diberi misi oleh kru untuk mencari istrinya lewat pertanyaan apa makanan kesukaanmu, dan wajahnya kaget saat Victoria menjawab benar). Nich Khun mengatakan dirinya bahkan menebak artis lain yang akan menjadi istrinya, bukan Victoria.

etika ditanya kemungkinan menciptakan pasangan beda usia atau kemungkinan pasangan bad guybad girl yang bakal membuat penonton terkejut, Yoong Jung berkata, “Menentukan figur pasangan baru selalu menimbulkan kekhawatiran, tapi memang bisa saja ada kombinasi seperti itu. Tapi jujur, seandainya membuat tema pasangan beda usia, maka cukup sulit untuk berpikir keluar dari kotak.” “Membuat pasangan yang memiliki sifat sama juga akan sulit karena tidak akan ada habisnya. Pada akhirnya, itu akan menjadi cerita mengenai dua orang yang melakukan tantangan baru dan bekerjasama,” pungkasnya.

cre:asiangrup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s